бесплатные клиентские игрыбесплатные браузерные онлайн игрыreborn online обзоригра Blood and Soulигра panzarкабал онлайн бесплатноонлайн игра седьмой элементИгра Karos Onlineонлайн игра Warsideиграть бесплатно royal questworld of dragons клиентская онлайн играиграть бесплатно Star Conflictбесплатная онлайн игра forsaken worldinfestation survivor stories бесплатная онлайн играигра Thief

Kementerian Pendidikan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim rencanakan proses Pembelajaran Kurikulum Baru Tahun 2013. Hal tersebut bertujuan memecahkan permasalahn pada kurikulum sebelumnya agar dapat mendorong anak didik lebih baik melakukan Observasi, Berkreativitas, dan mempresentasikan materi pembelajaran yang telah didapat.

Pernyataan tersebut di ungkapkan, Muhdorin, Kasi Tenaga Teknik dan Kurikulum Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, saat menyampaikan sambutan dalam upacara pembukaan kegiatan Masa Orientasi Gabungan SMA dan SMP Kecamatan Kota Besi beberapa waktu lalu.

Menurut Muhdori, proses pembelajaran pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur tidak lama lagi akan menggunakan Kurikulum baru tahun 2013, dimana kurikulum tersebut pengembangannya sangat menghasilkan insan Indonesia yang berproduktif, Kreatif, Inovatif dan Efektif melalui penguatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang terintegrasi.

Dijelaskan Muhdori, dalam perkembangan kehidupan dan ilmu pengetahuan  memang telah terjadi pergeseran baik ciri maupun model pembelajaran, dimana menunjukan pengesaran Paradigma abad 21 yang harus dilakukan, diantaranya ciri abad 21 informasi yang model pembelajarannya untuk mencari tahu, komputasi, model pembelajaran melakukan dengan merumuskan masalah.

Selain itu, ciri abad 21 otomasi yang model pembelajarannya Analitis atau disebut pengambilan Keputusan, dan Komunikasi Model pembelajarannya kerjasama dan berkelaborasi. Sedangkan dari elemen perubahan proses pembelajaran tingkat SD, SMP, SMA dan SMK, adalah penilaiannya berbasis kompetensi, pengeseran dari penilaian dan tes, memperkuat penilaian acuan patokan, PAP.

Disamping itu, penilaian juga tidak pada level KD tetapi kompetensi inti atau SKL, dan mendorong yang dibuat siswa sebagai instrumen serta penilaian utama. Selain itu  elemen ekstrakulikuler, yakni wajib Pramuka, UKS, PMR dan Bahasa Inggris.

Ditambahkan Muhdori, proses pembelajaran kurikulum tahun 2013 harus mempunyai dukungan kreaktivitas, hal ini dengan rumusan mengedepankan pengelaman personal melalui proses mengamati, bertanya, nalar dan mencoba, atau Observation Based Learning, yang untuk meningkatkan kreaktivitas anak didik.

Tidak hanya itu, anak didik juga dibiasakan untuk bekerja dalam jejaringan Collaborative Learning, sehingga empat standar elemen kurikulum Standar Kompetensi Lulusan, proses, isi dan standar penilaian akan berubah sebagaimana skema elemen perubahan. Hal ini bertujuan untuk memberikan jawaban terhadap beberapa permasalahan yang melekat pada kurikulum tahun 2006, dan juga mendorong peserta didik atau siswa untuk mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, berkomunikasi, saat menerima materi pembelajarannya.

Sementara itu, menurut Kasi Tentis Dikmen, Muhdori menambahkan, pembelajaran kurikulum tahun 2013 yang disampaikannya ini masih dalam tahap sosialisasi, dimana Dinas Pendidikan Kotim masih melakukan persiapan sambil menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat, kapan pembelajaran kurikulum tahun 2013 akan dilaksanakan. Hal ini sehingga proses pembelajaran tahun ini masih menggunakan kurikulum tahun 2004 atau disebut kurikulum KTSP. Muhdori menambahkan, proses pembelajaran kurikulum tahun 2013 ada beberapa mata pelajaran siswa yang akan berubah, dimana pembelajaran penyederhanaan, sehingga para guru dapat fleksibel dalam proses belajar mengajar.

Ramadan Saputra SSTV

Comments are closed.

Buy Ribavirin